![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Seluruh rakyat St. Petersburg lari berhamburan saat terjadi revolusi itu. Para tentara di St. Petersburg mengepung istana. Anastasia yang sedang berusaha menghindari kerusuhan itu bersama neneknya, tiba-tiba teringat kotak musiknya yang tertinggal di kamar. Ia pun berlari untuk mengambilnya. Setelah mendapatkan kotak musik itu, ia bersama neneknya ditunjukkan jalan pintas untuk keluar dari kamar itu oleh seorang anak laki-laki bernama Dimitri yang bekerja sebagai pelayan dapur di istana. Dimitri mengarahkan Anastasia dan neneknya untuk keluar lewat suatu dinding yang dapat dibuka. Kotak musik Anastasia jatuh lagi saat buru-buru masuk ke dinding yang terbuka itu. Anastasia ingin mengambilnya lagi, tetapi Dimitri tak mengizinkannya karena sekelompok orang bersenjata sudah mendekati kamarnya. Setelah Anastasia dan neneknya pergi, Dimitri mencoba melawan orang-orang itu. Namun, ia pun dipukul dan pingsan seketika di depan kotak musik yang dijatuhkan oleh Anastasia tadi. Anastasia dan neneknya berusaha meraih kereta yang sudah berjalan. Neneknya dengan sekuat tenaga berhasil naik ke kereta itu. Ia mencoba meraih tangan Anastasia, tetapi sayang, akhirnya mereka harus terpisahkan. Anastasia jatuh pingsan di antara kerumunan orang.
Anastasia tidak ingat tentang masa lalunya setelah itu. Ia tinggal di sebuah panti asuhan dan selanjutnya dikenal dengan nama ‘Anya.’ Sepuluh tahun kemudian, Anya meninggalkan panti asuhan itu dan ia disuruh oleh ibu pengurus panti asuhan untuk pergi ke desa nelayan. Namun, setelah sampai di persimpangan, ia pun bimbang karena ia juga ingin pergi ke arah St. Petersburg untuk mencari tahu jati dirinya. Ia duduk di persimpangan jalan itu untuk menunggu suatu petunjuk dan pada saat itulah ia berjumpa dengan Pooka, seekor anak anjing yang mengambil syal miliknya. Pada saat Anya berusaha untuk mengambil kembali syalnya, ia pun terjatuh. Ia melihat Pooka menggigit-gigit dan menjatuhkan syalnya di arah St. Petersburg. Saat itulah Anya menyadari bahwa itu kemungkinan suatu petunjuk yang harus ia ikuti. Di scene inilah Anya menyanyikan lagu “Journey to the Past” yang saya sukai. Saya pernah share lagunya di blog ini dari Youtube tahun 2013 silam.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Ketika sudah tiba di St. Petersburg, Anya datang ke tempat penjualan tiket untuk pergi ke Paris. Penjual tiket itu bersikap kasar kepada Anya setelah tahu bahwa Anya tidak mempunyai exit visa. Setelah itu, Anya diberi tahu oleh seorang wanita tua untuk menemui Dimitri di istana tua untuk mengurus dokumen berpergiannya. Anya mengikuti saran wanita tua tadi dan akhirnya tiba di istana tua. Ia masuk ke dalamnya dengan memaksa membuka papan-papan yang digunakan sebagai palang pintu istana itu sampai terjatuh. Dimitri mendengar suara papan itu dan ia pun mulai curiga kalau ada seseorang yang masuk ke istana. Di dalam istana, Anya melihat barang-barang di istana yang sudah terselimuti oleh debu. Ia lalu menyanyikan lagu “Once Upon a December” dan menari bersama bayang-bayang ayahnya dan saudara-saudaranya. Selesai bernyanyi, Anya dikagetkan oleh teriakan Dimitri yang ditujukan kepadanya. Anya berlari menaiki tangga dan berhenti setelah diteriaki ‘stop’ oleh Dimitri.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Rencana Rasputin yang bertujuan untuk mencelakakan Anya yang sedang berada di dalam kereta gagal total berkat kerja sama Anya, Dimitri, dan Vladimir yang dengan sergapnya dapat mengatasi bahaya itu. Mereka bertiga lompat dari gerbong yang akan meluncur ke jurang. Mereka bertiga lalu melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Stralsund, Jerman, untuk naik kapal menuju Prancis. Selama perjalanan menuju pelabuhan itu, Anya diajari tata cara menjadi seorang Grand Duchess oleh Vladimir dan Dimitri. Ia juga disuruh menghafal nama-nama keluarga kerajaan Rusia. Hal itu dituangkan dalam lagu “Learn to do It.”
Ketika sudah tiba di Pelabuhan Stralsund, Anya, Dimitri, dan Vladimir naik kapal yang bernama Tasha. Dimitri membelikan gaun berwarna biru untuk Anya. Setelah Anya memakainya, Vladimir menyuruh Dimitri untuk berdansa dengan Anya. Saat itulah benih-benih cinta antara Anya dan Dimitri mulai tumbuh. Dimitri tampak sangat gugup dan salah tingkah saat berdansa dengan Anya. Dimitri tampak sulit sekali untuk mengutarakan perasaannya kepada Anya. Mungkin itulah yang dimaksud oleh Vladimir tentang ketertarikan yang tak terucapkan.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Setelah tiba di Paris, Prancis, Anya, Dimitri, dan Vladimir langsung menuju ke kediaman Sophie, sepupu dari Dowager Empress Marie. Ia memiliki hubungan yang erat dengan Vladimir. Anya pun diperkenalkan sebagai Grand Duchess Anastasia pada Sophie. Sophie mengajukan beberapa pertanyaan untuk meyakinkan bahwa ia benar-benar Anastasia yang dicari selama ini. Pertanyaan kunci yang diajukan Sophie adalah bagaimana cara Anastasia melarikan diri dari istana saat terjadi insiden di St. Petersburg saat itu. Dimitri tampak panik karena takut Anya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Namun, kemudian ia menjadi terkejut karena ternyata Anya menjawab bahwa ada seorang anak laki-laki yang membukakan dinding untuknya. Dimitri menjadi tahu bahwa Anya yang selama ini bersamanya adalah benar-benar Grand Duchess Anastasia karena apa yang dijawab Anya pada pertanyaan kunci itu benar adanya dan ia lah yang selama ini membukakan dinding untuk Anastasia.
Setelah itu, Sophie mengajak Anya, Dimitri, dan Vladimir untuk berbelanja di Paris. Ia mengajak mereka ke Toko Chanel dan beberapa tempat menarik lainnya seperti Moulin Rouge dan Menara Eiffel. Sophie memberikan Anya bunga mawar. Anya pun menancapkannya satu ke jas yang dipakai Dimitri. Saat itulah Sophie menyanyikan lagu “Paris Holds the Key (to Your Heart)” untuk menyambut teman-temannya di Paris. Di saat teman-teman yang lain bergembira bernyanyi dan menari bersama, Dimitri justru tampak murung dan masih merasa terkejut karena gadis yang selama ini bersamanya adalah benar-benar Anastasia, pewaris tahta Rusia yang telah hilang selama ini. Dimitri sebenarnya bahagia karena Anya telah menemukan keluarganya. Yang ia risaukan adalah dirinya yang terlanjur jatuh cinta kepada Anya. Dimitri harus siap berpisah dari Anya. Ia merasa tidak pantas bagi seorang Anastasia karena ia hanyalah seorang pelayan dapur istana.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Dimitri ditolak mentah-mentah untuk menemui Dowager Empress Marie saat sudah masuk ke ruangannya. Namun, ia tetap bersikeras menemuinya. Dowager Empress Marie ternyata sudah pernah mendengar tentang Dimitri dan mengetahui apa yang telah dilakukannya selama ini. Ia tahu bahwa Dimitri adalah seorang penipu dari St. Petersburg yang telah melakukan audisi untuk mencari seseorang yang mirip dengan Anastasia demi mendapatkan uang sepuluh juta rubles. Dimitri terus meyakinkannya bahwa yang ia bawa saat ini adalah benar-benar Anastasia yang asli, tapi ia terlanjur tidak percaya. Akhirnya, Dimitri diusir secara paksa oleh dua pengawal Dowager Empress Marie.
Anya yang mendengar seluruh pembicaraan Dimitri dan Dowager Empress Marie tadi langsung kecewa dan marah kepada Dimitri. Ia merasa sudah diperalat dan ditipu selama ini. Anya sudah tidak ingin mendengarkan penjelasan dari Dimitri. Anya menampar Dimitri dan meninggalkannya. Dimitri masih tidak patah semangat untuk meyakinkan Dowager Empress Marie. Ia menculiknya dan membawanya ke tempat kediaman Anya. Saat membuka pintu mobil, Dimitri langsung memaksanya untuk bertemu dengan Anya. Dowager Empress Marie tetap bersikeras tidak mau memenuhi kehendak Dimitri. Namun, setelah Dimitri memperlihatkan kotak musik milik Anastasia, Dowager Empress Marie langsung luluh dan mau menemui Anya.
Dowager Empress Marie mengetuk pintu kamar Anya dan masuk ke kamarnya. Tadinya Anya berpikir bahwa itu adalah Dimitri, tapi kemudian ia terkejut karena ternyata yang masuk ke kamarnya adalah Dowager Empress Marie. Awalnya ia masih tidak yakin bahwa Anya adalah cucunya yang selama ini ia cari. Kemudian, Anya tiba-tiba mencium bau peppermint, lalu bercerita bahwa dulu ia pernah menumpahkan peppermint di karpet. Anya selalu berbaring di karpet itu dan merindukan neneknya saat pergi ke Paris. Dowager Empress Marie menyuruh Anya untuk duduk di sampingnya dan ingin melihat kalung yang dipakai Anya. Ia berkata bahwa itu adalah rahasia antara ia dan Anastasia. Kemudian, ia mengeluarkan kotak musik yang tadi diberikan oleh Dimitri. Anya langsung mengetahui itu adalah kotak musik miliknya. Ia membukanya dengan menggunakan liontin kalungnya dan menyanyikan “Once Upon a December” bersama neneknya. Dowager Empress Marie akhirnya menangis bahagia karena telah menemukan Anastasia. Ia pun memeluknya dengan erat.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Saat Dimitri sedang berjalan menuruni tangga, ia berpapasan dengan Anastasia yang lebih dulu menyapanya. Ia bertanya kepada Dimitri apakah ia sudah mengambil imbalannya. Dimitri hanya menjawab bahwa urusannya telah selesai. Namun, saat baru beranjak ingin meninggalkan Anastasia, seorang petugas istana memperingatinya bahwa ia harus membungkuk dan menyapa Anastasia dengan “Yang Mulia.” Anastasia sebenarnya tidak mempermasalahkan hal itu, tapi Dimitri pun melakukannya. Ia senang karena Anastasia berhasil menemukan apa yang diinginkannya. Anastasia juga mengucapkan hal yang serupa pada Dimitri. Dimitri pun membungkuk kembali dan mengucapkan selamat tinggal pada Anastasia. Ia lanjut menemui Vladimir dan Pooka untuk mengucapkan selamat tinggal.
Saat di pesta dansa penyambutan Grand Duchess Anastasia yang telah kembali, Dowager Empress Marie menyampaikan sesuatu hal mengenai Dimitri kepada Anastasia. Awalnya Anastasia mengira kalau Dimitri saat itu sedang sibuk menghabiskan uang imbalannya. Namun, Dowager Empress Marie justru menanyakan kepada cucunya itu apakah kedudukannya saat itu yang benar-benar ia inginkan. Anastasia membenarkan hal itu karena ia merasa telah menemukan keluarganya. Dowager Empress Marie memeluk Anastasia dan menanyakan apakah itu semua sudah cukup. Setelah itu, ia mengatakan bahwa Dimitri tidak mengambil uang imbalannya. Anastasia terkejut mendengar hal itu. Sebelum berlalu, neneknya kemudian berkata bahwa apapun yang akan menjadi pilihan Anastasia, mereka akan tetap selalu bersama.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Anastasia menemukan Dimitri dalam keadaan tak sadarkan diri. Ia tampak begitu sedih hingga akhirnya tak lama kemudian Dimitri pun tersadar. Anastasia tidak sengaja menampar lagi wajah Dimitri karena begitu terkejutnya mengetahui ia telah sadar. Dimitri tadinya memang sudah berniat untuk kembali ke St. Petersburg. Namun, saat sedang mengantri di loket pembelian tiket, ia mengambil sekuntum bunga dari saku jasnya. Ia teringat kembali kepada kenangannya bersama Anastasia dan pada saat itu hatinya memutuskan untuk kembali menemui gadis yang ia cintai itu. Anastasia pun memutuskan untuk kawin lari dengan Dimitri. Ia meninggalkan mahkotanya dan menulis sepucuk surat perpisahan untuk neneknya.
![]() |
| Anastasia (1997), Twentieth Century Fox |
Mungkin kita juga bisa mengambil pelajaran bahwa jangan
benar-benar membenci atau tidak menyukai seseorang, karena pada akhirnya bisa
jadi ia adalah orang yang benar-benar kita cintai. Anya dan Dimitri di awal
cerita selalu berselisih, meski pada akhirnya sering Anya yang menang di antara
mereka berdua (Hey, Vladimir punya catatannya). Saya pribadi sangat menyukai
Meg Ryan sebagai pengisi suara Anya dalam film ini. Ia benar-benar totalitas
dalam menggambarkan seorang wanita yang memang suka berbicara apa adanya dan
pandai berekspresi. Anya memang pernah menampar Dimitri sebanyak tiga kali
dalam film ini, dua tidak sengaja dan yang satunya memang karena dia sedang
marah. Yah, semarah-marahnya Anya, dia pastinya akan luluh waktu tahu laki-laki
yang dia cintai selama ini ternyata memang baik adanya. Lihat saja ketika
mereka dipertemukan berdansa di atas kapal itu. Hmm.. What an unspoken attraction!
Last but not least, lagu “At the Beginning” yang dinyanyikan oleh Richard Marx dan Donna Lewis menjadi penutup yang indah dalam film ini. Mereka mempunyai perpaduan suara yang menarik dan lagu ini cukup untuk menggambarkan petualangan Anya dan Dimitri.










